Apakah Itu Kristen?

Apa itu sebenarnya menjadi seorang Kristen? Pertanyaan yang sederhana tetapi sebenarnya jawabannya cukup rumit. Banyak orang melihat ke-Kristenan lalu memiliki difinisinya sendiri menurut dia. Bahkan ada orang yang sampai menyebut dirinya sendiri Kristen bertahun-tahun sebenarnya menurut saya masih juga belum mengerti apa itu Kristen. Saya bukan mau mengatakan bahwa semua orang harus memiliki suatu standar pengertian yang sama, tentu tidak demikian. Tetapi untuk lebih mengenal ke-Kristenan lebih dalam lagi akan mempertumbuhkan iman anda dan akan menjadikan hidup anda lebih baik.

Kristen menurut saya adalah bukan agama yang hanya terbatas pada moralitas, etika, hukum, atau bahkan ibadah saja. Agama mengajarkan orang bagaimana berperilaku, boleh ini dan tidak boleh itu. Memang betul Kristen juga akan memperhatikan soal-soal ini, tetapi pengertian Kristen yang sebenarnya jauh menerobos konsep agama tadi. Tindakan agama hanyalah merupakan tampak luar saja. Jika kita berbicara tentang Kristen yang sejati, maka sebenarnya itu adalah merupakan suatu hubungan/relasi manusia dengan Tuhan.

Manusia pada awalnya memliki suatu relasi yang intim dengan Tuhan penciptanya. Tetapi ketika manusia jatuh ke dalam dosa di Kej 3, maka hubungan ini menjadi terputus, manusia diusir dari hadirat Allah. Karena Allah yang suci tidak dapat bersama-sama dengan manusia yang berdosa. Kehidupan manusia sejak itu kacau balau karena dosa sampai saat ini masih tetap sama. Lihatlah disekeliling saudara, apakah kurang kejahatan di dunia ini? Dan semakin lama semakin parah. Keluarga berantakan, hidup penuh kekecewaan, kekuatiran, sakit hati, kemarahan, permusuhan, hawa nafsu, tidak ada pengharapan, dsb. Dan ini dialami oleh setiap orang, baik dia kaya atau miskin, terkenal atau tidak, berkuasa atau tidak, sehat atau sakit, semua kena. Jangan kita berpikir naif jika seseorang memiliki harta yang banyak maka hidupnya akan lancar.

Di dalam kekekalan, Allah telah menetapkan Anak-Nya yang tunggal Tuhan Yesus Kristus untuk inkarnasi menjadi manusia, turun ke dunia, menebus dosa-dosa kita, dan memperdamaikan kembali kita kepada Allah Bapa di sorga. Ketika manusia berdosa maka sudah selayaknya kita memperoleh hukuman murka Allah yaitu kematian kekal. Tetapi karena belas kasihan maka orang-orang pilihan Allah ditebus oleh pekerjaan keselamatan Kristus Yesus. Kita akan membicarakan ini dengan lebih detail lagi pada bagian berikutnya.

Karena pekerjaan penebusan ini, maka relasi manusia dengan Tuhan yang tadinya terputus, sekarang kembali dipersatukan lagi. Orang-orang yang sudah ditebus sekarang dapat lagi memiliki hubungan yang intim dengan penciptanya. Dan sampai pada akhir hidupnya dia akan berjalan dengan Tuhan, memuliakan-Nya sampai pada kekekalan.

Jadi Kristen dapat diartikan sebagai pengikut Kristus yaitu orang-orang yang sudah menerima anugerah keselamatan, dilahirbarukan, bertobat, memiliki iman, hidup suci. Orang Kristen akan hidup semakin hari semakin serupa dengan Kristus. Setiap minggu pergi ke gereja tidak menjadikan seseorang Kristen. Ini sama seperti seseorang yang memakai jas putih tidak menjadikannya seorang dokter. Kita akan membahas lebih lanjut lagi pada bagian-bagian berikutnya. Tuhan memberkati.