Virus Corona

“Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka” (2Taw. 7:13-14).

Penyakit sampar atau dalam bahasa Inggrisnya “pestilence” atau wabah bukannya sesuatu yang baru. Berkali-kali dalam sejarah termasuk juga di Alkitab terjadi wabah di dunia. Firman Tuhan di atas diberikan ketika Salomo menyelesaikan pembangunan Bait Suci di Yerusalem. Tuhan menampakkan diri-Nya kepada Salomo kedua kalinya.

Penyakit sampar diberikan oleh Tuhan di dalam murka-Nya yang disebabkan karena umat-Nya berdosa. Mereka melanggar perintah Tuhan, Taurat Tuhan. Sama juga sampai saat ini ketika manusia berdosa, maka Tuhan akan menghukum mereka. Salah satunya yaitu dengan wabah penyakit ini. Ini bukanlah suatu kejadian yang random secara kebetulan terjadi. Kita sebagai orang Kristen, anak-anak Tuhan, seharusnya mengkaitkan segala sesuatu dengan Tuhan. Apa yang Tuhan sedang lakukan. Apa yang Tuhan mau ajarkan kepada kita. Kita harus bisa menangkap waktu-Nya Tuhan. Jika tidak maka segala kejadian akan lewat begitu saja dan kita tidak belajar apa-apa. Kita tidak bertumbuh mengenal Allah.

Mari dengan kejadian ini, kita boleh kembali kepada Tuhan. Merendahkan diri kita karena kita semua adalah orang-orang berdosa yang sudah layak dihancurkan. Berdoa kepada Tuhan meminta ampun. Kita mencari wajah Tuhan. Kita berbalik dari jalan-jalan kita yang jahat. Dan sesuai janji-Nya maka Tuhan akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa-dosa kita dan memulihkan negeri kita. Semoga Tuhan berbelas kasihan kepada kita semua. Biarlah banyak orang tahu siapakah Tuhan Allah Israel itu. Soli Deo Gloria.